Beranda » Paket Seminar » Seminar Gerakan Literasi Sekolah

Seminar Gerakan Literasi Sekolah

T Diposting oleh pada 28 Desember 2022
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 45 kali

Mengacu publikasi internasional, prestasi literasi siswa di Indonesia  memprihatinkan. Survei  PIRLS 2011 International Results in Reading, Indonesia menduduki peringkat ke-45 dari 48 negara peserta dengan skor 428 dari skor rata-rata 500 (IEA, 2012).

Temuan lain, uji literasi membaca dalam PISA 2009 memperlihatkan bagaimana  peserta didik Indonesia berada pada peringkat ke-57, data lainnya PISA 2012 menunjukkan peserta didik Indonesia berada pada peringkat ke-64 .

Sebanyak 65 negara berpartisipasi dalam PISA 2009 dan 2012. Data PIRLS dan PISA, khususnya dalam keterampilan memahami bacaan, menunjukkan bahwa kompetensi peserta didik Indonesia tergolong rendah.

Tapi, benarkah kompetensi membaca kita memang rendah?

Di tingkat sekolah, barangkali memang begitu faktanya. Jangankan siswa, guru pun kalau disurvei boleh jadi dalam sebulan tak satupun buku yang dibaca. Tentu selain buku pelajaran. Untuk  bisa memberikan gambaran lebih tepat dan akurat, saya kira kita memang perlu melakukan survei  mandiri agar bisa mendapatkan data, informasi yang memadai sebagai pijakan pengambilan kebijakan bagaimana literasi ke depan mesti kita kerjakan.

Jangan hanya puas dengan hasil dari publikasi internasional, apalagi melihat semata hasil akhirnya, tanpa peduli bagaimana penelitian itu dilakukan seperti hasil dari PISA itu.

Tapi, terlepas dari itu, saya setuju dengan pidato Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di televisi. “Minat baca bangsa kita ini tinggi, tapi daya baca rendah”.  Awalnya, saya agak berpikir sejenak, apa ini maksudnya.

Sampai, saya berkesimpulan, benar juga. Salah satu buktinya, mungkin kita bisa cermati, bahkan pengalaman kita sendiri.  Ketika berinterasi di Whatsapp (WA) misalnya, apalagi ketika mengikuti beragam group WA di mana informasi begitu cepat membanjiri.

Apa yang kita lakukan? Kita biasanya hanya membaca sepintas. Kalau postingan panjang, kita kerap malas membacanya, padahal bisa jadi justru itulah ulasan atau informasi yang dalam, valid, ilmiah.

Singkat kata, bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.  Inilah bukti bagaimana daya baca kita bisa jadi memang masih rendah.

Dilevel sekolah, kita sepertinya perlu juga mengapresiasi usaha penumbuhan minat baca melalui kegiatan 15 menit membaca, ditandai dengan permendikbud No. 23 tahun 2015.

Selanjutnya, untuk memperoleh kualitas SDM siswa, dan juga tentunya mewujudkan SDM Indonesia secara keseluruhan, PR terbesarnya sebenarnya bagaimana daya baca kita itu tumbuh. Apa parameternya?

Jelas, semakin banyak gagasan dan pemikiran yang tersimpan sehingga semakin banyak pula produksi yang dihasilkan.  Salah satunya adalah siswa dan manusia Indonesia bisa menulis buku. Setidaknya, sekali dalam hidupnya.

Literasi sekolah, saya kira memang  perlu terus diberi arah. Sarana paling awal tentu saja menjadikan membaca sebagai bagian dari kehidupan keseharian. Selanjutnya berbagai ide, pemikiran melalui sebuah tulisan. Dengan usaha demikian, saya kira, mimpi terhadap dunia literasi yang bisa menumbuhkan misalnya sikap kritis, kedewasaan berpikir serta  matang pada setiap pengambilan keputusan dalam kehidupan bisa didapatkan. Itu semua mustahil hadir ketika orang malas membaca.

Itu sebabnya,  bersama tim Komunikasyik.com kami terus berkiprah hadir dalam menghidupkan literasi sekolah. Salah satunya dengan rutin menggelar pelatihan “Penulisan Kreatif” ke berbagai sekolah, terutama setingkat SMA atau Madrasah.

Semuanya itu sebagai bentuk kontribusi kami turut membantu dalam pelaksanaan program literasi sekolah agar lebih terarah dan bisa berjalan baik dengan pendampingan yang kami lakukan.

Jadi, Bagi Anda Guru, kepala sekolah, lembaga pendidikan, aktivis pendidikan. Yang ingin mengadakan Seminar Gerakan Literasi Sekolah, kami siap hadir sebagai pembicara/narasumber dalam rangkaian kegiatan seminar tersebut. Terimakasih.

Salam

Yons Achmad
Praktisi dan Pengamat Literasi
Penulis Buku “Menjadi Penulis Kreatif
Founder dan CEO Akademi Komunikasyik
www.komunikasyik.com
WA: 082123147969

Belum ada Komentar untuk Seminar Gerakan Literasi Sekolah

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

a Artikel Terkait Seminar Gerakan Literasi Sekolah

Seminar Literasi Media “Penyiaran Ramah Anak”

T 28 Desember 2022 F A admin

Seminar Literasi Media “Penyiaran Ramah Anak” Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 23 Tahun 2002 pasal 10 menyebutkan bahwa setiap anak berhak menyatakan dan didengar pendapatnya, menerima, mencari, dan memberikan informasi sesuai dengan tingkat kecerdasan dan usianya demi pengembangan dirinya sesuai dengan... Selengkapnya

Seminar Literasi Digital “Menjadi Cakap Digital”

T 29 Desember 2022 F A admin

Sekarang, era banjir informasi (information overload).  Orang begitu mudah mendapatkan informasi. Bahkan gratis. Yang menjadi masalah? Apakah dengan kemudahan demikian kualitas hidup meningkat? Apakah orang menjadi lebih produktif dengan menghasilkan beragam karya? Apakah orang kemudian menjadi lebih cerdas dan kritis?... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silakan hubungi kami untuk informasi lengkapnya.

Talkshow Komunikasyik: Kreativitas Digital Raih Finansial

Talkshow Komunikasyik: Komunikasi Wisata Pandemi

Talkshow Komunikasyik: Berkomunikasi dengan Al-Quran