Beranda » News Komunikasyik » Pengamat Medsos: Perpres No 7 Tahun 2021 Berpotensi Picu Kegaduhan

Pengamat Medsos: Perpres No 7 Tahun 2021 Berpotensi Picu Kegaduhan

T Diposting oleh pada 18 Januari 2021
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 306 kali

Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) No 7 tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme tahun 2020-2024.  Perpres tersebut dinilai sebagai upaya mencegah ancaman ekstremisme berbasis kekerasan dan mengarah pada aksi terorisme di Indonesia.  Terbitnya perpres tersebut mendapatkan banyak kritik publik.

Yons Achmad, pengamat media sosial, memberikan catatan kritis atas Perpres itu. “Diterbitkannya Perpres tersebut memperlihatkan pemerintah gagal dalam skala prioritas,  hadirnya Perpres tersebut saya kira malah berpotensi memicu kegaduhan, terutama di media sosial,” katanya saat dimintai tanggapan, Senin (18/1/2021).

Dalam praktiknya, pasca terbitnya Perpres itu warga  juga akan dilatih untuk memolisikan orang yang diduga  terlibat dalam ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme. Yons menilai cara-cara demikian tidak akan efektif karena hanya mengundang saling curiga diantara masyarakat, bahkan bisa saling fitnah karena perbedaan persepsi soal ekstremisme itu sendiri.

“Di media sosial, nanti juga berpotensi bakal terjadi diantara masyarakat saling tuduh, saling fitnah dalam soal ekstremisme ini. Semua itu  bisa terjadi ketika muncul anggapan seseorang berpandangan ekstrem, padahal belum tentu demikian,” ujar aktivis yang bekerja sebagai Direktur Komunikasyik ini.

Alih-alih membuat aturan yang memicu kegaduhan, Yons menyarankan agar pemerintah lebih fokus mengurus masalah-masalah yang mengarah kepada harmoni dan kesejahteraan rakyat. Upaya ini diyakini sebagai cara paling efektif mencegah ekstremisme dan terorisme.* [Sumber: Ril/voa-islam.com/18/1/21]

Belum ada Komentar untuk Pengamat Medsos: Perpres No 7 Tahun 2021 Berpotensi Picu Kegaduhan

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*

a Artikel Terkait Pengamat Medsos: Perpres No 7 Tahun 2021 Berpotensi Picu Kegaduhan

Forjim: Bombardir Kantor Media, Israel Langgar Konvensi Jenewa 1949

T 16 Mei 2021 F A admin

Jakarta (16/05/2021)- Forum Jurnalis Muslim (Forjim) mengecam serangan militer Israel terhadap Gedung Al Jala’ yang menjadi kantor berbagai media seperti Al Jazeera, AP dan lain sebagainya di Kota Gaza, Palestina. Menurut Forjim, tindakan itu jelas melanggar Konvensi Jenewa 1949 yang... Selengkapnya

Gerakan Literasi Sekolah Perlu Disemarakkan

T 18 November 2021 F A admin

Mengacu publikasi internasional, prestasi literasi siswa di Indonesia  memprihatinkan. Survei  PIRLS 2011 International Results in Reading, Indonesia menduduki peringkat ke-45 dari 48 negara peserta dengan skor 428 dari skor rata-rata 500 (IEA, 2012). Temuan lain, uji literasi membaca dalam PISA... Selengkapnya

Pengamat Komunikasi: Koruptor Pantas Disebut Maling

T 2 September 2021 F A admin

Forum Pemred sebuah jejaring media online sepakat mengganti istilah koruptor menjadi maling. Pengamat komunikasi Yons Achmad menilai hal itu pantas dan sebuah terobosan menarik bagi pemberantasan korupsi di Indonesia. “Saya kira, sebutan maling pantas untuk koruptor walaupun sebenarnya perlu ditegaskan lagi misalnya... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami.

Talkshow Komunikasyik: Kreativitas Digital Raih Finansial

Talkshow Komunikasyik: Komunikasi Wisata Pandemi

Talkshow Komunikasyik: Berkomunikasi dengan Al-Quran