Beranda » News Komunikasyik » Forjim: Bombardir Kantor Media, Israel Langgar Konvensi Jenewa 1949

Forjim: Bombardir Kantor Media, Israel Langgar Konvensi Jenewa 1949

T Diposting oleh pada 16 Mei 2021
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 41 kali

Jakarta (16/05/2021)- Forum Jurnalis Muslim (Forjim) mengecam serangan militer Israel terhadap Gedung Al Jala’ yang menjadi kantor berbagai media seperti Al Jazeera, AP dan lain sebagainya di Kota Gaza, Palestina.

Menurut Forjim, tindakan itu jelas melanggar Konvensi Jenewa 1949 yang melindungi hak jurnalis dan media untuk mengabarkan informasi dari wilayah perang.

“Kendati pihak Israel berkelit gedung itu dihuni intelejen Hamas, tetap menyerang fasilitas media tidak dapat dibenarkan,” kata Ketua Umum Forjim, Dudy S.Takdir dalam keterangan persnya, Ahad (16/05/2021).

Israel, lanjut Dudy selalu berdalih menargetkan gedung-gedung yang menjadi base camp Hamas. 

“Padahal kenyataannya masyarakat sipil, paramedis dan jurnalis yang selalu menjadi korban,” imbuhnya.

Berdasarkan informasi mitra Forjim di Gaza, sebelumnya memang ada peringatan untuk mengosongkan gedung.

“Namun pemilik gedung sempat minta tambahan waktu 10 menit agar para jurnalis dapat mengambil peralatan, tapi ditolak militer Israel,” ungkapnya.

Seorang jurnalis Palestina dilaporkan terluka dalam serangan tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Umum Forjim Shodiq Ramadhan menegaskan serangan Israel terhadap kantor media merupakan upaya pembungkaman terhadap pers.

“Kita tahu serangan itu dilakukan agar kekejian Israel terhadap rakyat Palestina tidak tersebar luas lewat media,” kata Shodiq.

Karena itu, Forjim mengajak seluruh Jurnalis Muslim untuk makin konsisten mengabarkan informasi tentang serangan Israel terhadap Palestina.

“Mari kabarkan informasi yang sesungguhnya terjadi di Palestina. Apalagi berdasarkan pantauan kami, propaganda Israel sangat masif terjadi di media sosial,” ungkapnya.

Untuk mematahkan propaganda Israel, Forjim juga meminta para jurnalis Muslim untuk mengabarkan berdasarkan data dan fakta yang terjadi.

“Kami juga ada grup bersama dengan para jurnalis internasional dan kontributor di Gaza, rekan-rekan bisa memanfaatkan itu sebagai sumber primer informasi,” pungkasnya.

(Yons Achmad/Komunikasyik.com)

Belum ada Komentar untuk Forjim: Bombardir Kantor Media, Israel Langgar Konvensi Jenewa 1949

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

a Artikel Terkait Forjim: Bombardir Kantor Media, Israel Langgar Konvensi Jenewa 1949

Rayakan Kelulusan, Santri Al-Amien Sumenep Terbitkan 309 Buku

T 4 April 2021 F A admin

Sumenep–Ada yang beda dengan Pesantren Al-Amien Prenduan Sumenep Madura ini, pesantren modern ini berhasil merayakan kelulusan 424 santrinya dengan sebuah karya fenomenal, yaitu menerbitkan 309 judul buku dengan beragam tema. Wakil Pimpinan Pesantren Al-Amien Prenduan, KH. Dr. Ghozi Mubarok, M.A,... Selengkapnya

Pengamat Medsos: Perpres No 7 Tahun 2021 Berpotensi Picu Kegaduhan

T 18 Januari 2021 F A admin

Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) No 7 tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme tahun 2020-2024.  Perpres tersebut dinilai sebagai upaya mencegah ancaman ekstremisme berbasis kekerasan dan mengarah pada... Selengkapnya

Ketum Dewan Da’wah: Media Punya Tanggung Jawab Peradaban

T 28 Maret 2021 F A admin

Jakarta – Aktivitas dakwah bukanlah sekadar tabligh dan ceramah. Dakwah adalah aktivitas mengubah masyarakat. Demikian pula dengan aktivitas dakwah melalui media. Di samping menyampaikan isu-isu kontemporer, media juga memiliki tanggung jawab peradaban yang besar. Demikian disampaikan Ketua Umum Dewan Da’wah... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silakan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami.

Talkshow Komunikasyik: Kreativitas Digital Raih Finansial

Talkshow Komunikasyik: Komunikasi Wisata Pandemi

Talkshow Komunikasyik: Berkomunikasi dengan Al-Quran