Beranda » News Komunikasyik » Ketum Dewan Da’wah: Media Punya Tanggung Jawab Peradaban

Ketum Dewan Da’wah: Media Punya Tanggung Jawab Peradaban

T Diposting oleh pada 28 Maret 2021
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 57 kali

Jakarta – Aktivitas dakwah bukanlah sekadar tabligh dan ceramah. Dakwah adalah aktivitas mengubah masyarakat.

Demikian pula dengan aktivitas dakwah melalui media. Di samping menyampaikan isu-isu kontemporer, media juga memiliki tanggung jawab peradaban yang besar.

Demikian disampaikan Ketua Umum Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) Dr H Adian Husaini saat menyampaikan sambutan dalam Pengukuhan Pengurus Periode 2021-2024 sekaligus Musyawarah Kerja Nasional III Forum Jurnalis Muslim (Forjim) di Gedung Dewan Da’wah, Jl Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Ahad, 28 Maret 2021.

“Masyarakat sekarang ini perlu dididik agar melek media. Sebab ayat ‘fatabayyanu’ itu nggak diamalkan,” kata Adian yang mengaku prihatin karena dai dan tokoh-tokoh seniorpun saat ini ada yang dengan mudah membagikan kabar-kabar yang ternyata hoaks.

Kalimat “fatabayyanu” dalam ayat ini ada dua qira’ah. Pertama, para jumhur Qurra’ membacanya “fatabayyanu,”, sedangkan al-Kissa’i dan para Qurra’ Madinah membacanya “fatatsaabbatu”. Keduanya memiliki makna yang sama, tetapkanlah atau pastikanlah.

Dengan pengertian seperti di atas, media harus mendidik masyarakat agar tidak menyebarkan informasi sebelum benar-benar diteliti dan dipastikan kebenarannya. Apalagi, kata Adian, saat ini adalah era matinya kepakaran. Masyarakat tidak lagi memperhatikan otoritas seseorang.

“Tugas media harus mendidik masyarakat agar berhati-hati betul. Kedepankan kebenaran dalam situasi apapun,” pesan Direktur At-Taqwa College, Depok itu.

Selain itu, Adian juga meminta wartawan untuk mengajak umat agar tidak mudah menjustifikasi sesuatu. Saat ini, kata dia, masyarakat mudah sekali menilai sesuatu hanya karena tidak ada di media.

Terhadap Forjim, Adian berharap agar organisasi tersebut menjadi tempat berkumpulnya para pejuang dan selalu diridai oleh Allah SWT.

“Saya berharap Forjim menjadi tempat kaderisasi para kader jurnalis Muslim di masa yang akan datang,” pungkasnya.

[Yons Achmad/komunikasyik.com)

Belum ada Komentar untuk Ketum Dewan Da’wah: Media Punya Tanggung Jawab Peradaban

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

a Artikel Terkait Ketum Dewan Da’wah: Media Punya Tanggung Jawab Peradaban

Rayakan Kelulusan, Santri Al-Amien Sumenep Terbitkan 309 Buku

T 4 April 2021 F A admin

Sumenep–Ada yang beda dengan Pesantren Al-Amien Prenduan Sumenep Madura ini, pesantren modern ini berhasil merayakan kelulusan 424 santrinya dengan sebuah karya fenomenal, yaitu menerbitkan 309 judul buku dengan beragam tema. Wakil Pimpinan Pesantren Al-Amien Prenduan, KH. Dr. Ghozi Mubarok, M.A,... Selengkapnya

Pengamat Medsos: Perpres No 7 Tahun 2021 Berpotensi Picu Kegaduhan

T 18 Januari 2021 F A admin

Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) No 7 tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme tahun 2020-2024.  Perpres tersebut dinilai sebagai upaya mencegah ancaman ekstremisme berbasis kekerasan dan mengarah pada... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silakan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami.

Talkshow Komunikasyik: Kreativitas Digital Raih Finansial

Talkshow Komunikasyik: Komunikasi Wisata Pandemi

Talkshow Komunikasyik: Berkomunikasi dengan Al-Quran