Beranda » Jasa Komunikasyik » Alasan Pensiunan Harus Menulis Buku

Alasan Pensiunan Harus Menulis Buku

T Diposting oleh pada 12 Juli 2020
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 129 kali

Anda seorang pensiunan? Apa yang sudah Anda wariskan? Pernahkah berpikir warisan apa yang bisa Anda berikan untuk anak, cucu dan generasi penerus? Warisan yang bakal terus dikenang. Bahkan warisan itu terus mengalir. Bukan sekadar uang yang mengalir, tapi pahala juga terus Anda dapatkan? Ya benar, warisan itu salah satunya adalah buku.

Seperti Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau yang dikenal sebagai HAMKA.  Sosok ulama sekaligus penulis. Pernah menjadi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI). Tak hanya dikenal sebagai pendakwah agama, HAMKA juga seorang sastrawan dan penulis produktif. Buku-bukunya sampai kini masih dicetak ulang.

Buku karya beliau diantaranya “Tenggelamnya Kapal Vander Wijck”, “ Di Bawah Lindungan Kabah”, “Tafsir Al-Azhar”, “Tasawuf Modern” dll. Buku-buku itu jauh hari ditulis oleh beliau semasa hidupnya. Sebuah pekerjaan yang kemudian menjadi warisan beliau. Tak hanya mewariskan pemikiran yang mencerahkan. Buku-buku itu, kemudian diterbitkan kembali oleh anak-anaknya. Dan anak-anaknyalah yang kemudian mendapatkan warisan royalti dari penjualan buku-bukunya. Sementara, HAMKA di alam “Sana” terus mendapatkan pahala ketika orang membaca bukunya dan tergerak untuk menjadi lebih baik lagi.

Nah, Bagi Anda, para pensiunan, apakah tidak tergerak memberikan warisan berharga bagi anak cucu dan generasi berikutnya? Mungkin, banyak  yang ingin menulis buku. Tapi, merasa tidak cukup punya waktu, merasa sulit menuangkan ide ke dalam bentuk tulisan? Menyerah? Jangan. Ada solusi bagi Anda. Ya, bisa menerbitkan buku tanpa harus menulis. Bagaimana caranya?

Anda orang super sibuk
Anda tidak punya waktu luang
Anda bekerja berangkat pagi
Pulang malam…

Tapi Anda ingin menerbitkan buku, bisakah?
Jawabannya adalah bisa. Bagaimana caranya?

Kami dari komunikasyik.com
Sebuah perusahaan agensi konten, akan berikan solusinya.

Anda cukup duduk dan bercerita
Kami akan mendengar dan menuliskannya,
Menjadi sebuah buku dan diterbitkan.
Enak bukan?

Saat ini kami sudah menulis setidaknya:

10 judul buku atas nama orang lain
2 Biografi Profesor (Guru Besar)
16 Biografi dokter

Jadi, buat Anda
Yang serius ingin menerbitkan buku
Tanpa harus menulis.
Segera hubungi kami secepatnya.
Terimakasih.

Salam

Yons Achmad
Penulis Kreatif
CEO Komunikasyik.com
Telp/WA: 082123147969

Belum ada Komentar untuk Alasan Pensiunan Harus Menulis Buku

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

a Artikel Terkait Alasan Pensiunan Harus Menulis Buku

Pengalaman Menjadi Konsultan Media

T 5 Juli 2020 F A admin

Pengalaman menjadi konsultan media bagi saya tidak datang tiba-tiba. Ada kisah yang mengawali prosesnya.  Dimulai dari belajar jurnalistik di kampus, ikut Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) pers kampus. Hingga kemudian menjadi tim pengelola website kampus. Menulis liputan beragam kegiatan saat bekerja... Selengkapnya

Penulisan Biografi Tokoh Terpercaya, Lagi PROMO Nih!

T 21 Januari 2021 F A admin

  PROMO  PENULISAN  BUKU BIOGRAFI TOKOH “Jika Kau Bukan Anak Raja  dan Juga Bukan Anak Ulama Besar Buatlah Buku”  APA ITU BIOGRAFI? Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), biografi bermakna riwayat hidup. Sastrawan dan sejarawan UGM, Prof. Kuntowijoyo (alm) mengartikan... Selengkapnya

Personal Branding untuk Profesional

T 19 Januari 2021 F A admin

Personal branding adalah citra diri Anda dimata orang lain. Tentu saja hal ini belum tentu mencerminkan diri Anda yang sebenarnya. Orang bisa jadi hanya memandang Anda dari kejauhan, dari sedikit informasi yang didapatkan tentang Anda. Jeff Bezos, CEO dari Amazon... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silakan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami.

Talkshow Komunikasyik: Kreativitas Digital Raih Finansial

Talkshow Komunikasyik: Komunikasi Wisata Pandemi

Talkshow Komunikasyik: Berkomunikasi dengan Al-Quran